Selasa, Maret 31, 2026
BerandaDaerahBerita LokalKorban Pengeroyokan di Bungo Dani Resmi Lapor ke Polisi, Alami Luka dan...

Korban Pengeroyokan di Bungo Dani Resmi Lapor ke Polisi, Alami Luka dan Trauma

Bungo – Kasus pengeroyokan yang terjadi di Simpang Lorong Utama, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian. Salah satu korban, Nanda, telah membuat laporan resmi ke Polres Bungo terkait insiden yang dialaminya.

Berdasarkan dokumen Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP) yang diterima, laporan tersebut dibuat pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 17.17 WIB di Polres Bungo. Dalam laporan itu, Nanda mengadukan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.

Peristiwa terjadi di sebuah toko di wilayah Talang Pantai, Kecamatan Bungo Dani. Saat itu, korban sedang duduk santai sambil bermain ponsel. Namun secara tiba-tiba, sekitar lima orang yang tidak dikenal datang menghampiri dan langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan pembengkakan, terutama di bagian dada sebelah kiri. Selain luka fisik, korban juga mengaku mengalami trauma atas kejadian yang berlangsung secara mendadak tanpa sebab yang jelas.

Dalam keterangannya, korban menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal para pelaku dan tidak merasa memiliki masalah sebelumnya. Ia juga menyatakan tidak terima atas tindakan brutal tersebut dan berharap pihak kepolisian segera mengusut kasus ini hingga tuntas.

Laporan yang telah diterima oleh pihak Polres Bungo ini menjadi dasar bagi aparat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, pelaku pengeroyokan masih dalam proses pencarian dan belum diketahui identitasnya.

Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap kasus ini demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus menindak tegas pelaku kekerasan jalanan yang meresahkan warga.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, mengingat aksi pengeroyokan terjadi secara tiba-tiba di ruang terbuka dan tanpa pemicu yang jelas. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah Kabupaten Bungo.

Penulis: Mey Landry

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments